KOTO BARU KAMBANG — Pemerintah Daerah terus mematangkan langkah strategis dalam mengantisipasi ancaman luapan air dan abrasi di area pemukiman warga. Bupati bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan monitoring langsung ke lokasi pelaksanaan pekerjaan Normalisasi Sungai Batang Lengayang yang berpusat di Koto Baru Kambang, Kecamatan Lengayang.
Proyek strategis penanggulangan bencana dan penataan aliran sungai ini dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai V (BWS Sumatera V) Kementerian PUPR dengan menggandeng PT. Brantas Abipraya (Persero) sebagai penyedia jasa pelaksana konstruksi.
Peninjauan Lapangan dan Pengawasan Kualitas
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek secara detail progres pengerjaan di lapangan, mulai dari pengerukan sedimentasi, penataan tebing sungai, hingga penguatan tanggul di titik-titik rawan banjir.
Bupati menegaskan pentingnya pengerjaan yang tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi teknis demi memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR menyampaikan bahwa koordinasi intensif antara Pemerintah Daerah dan Balai Wilayah Sungai V terus diperkuat agar proyek mitigasi banjir ini berjalan lancar tanpa kendala sosial maupun teknis.
Pihak Dinas PUPR menekankan beberapa poin penting dalam monitoring ini:
- Kualitas Konstruksi: Memastikan struktur penguat tebing dan pengerukan alur sungai dapat bertahan dalam jangka panjang menghadapi arus deras.
- Mitigasi Dampak Lingkungan: Mengurangi dampak sisa material pengerukan terhadap aktivitas harian warga sekitar.
- Dukungan Masyarakat: Mengimbau warga Koto Baru Kambang dan sekitarnya untuk turut serta mendukung kelancaran pengerjaan di lapangan.
Masyarakat Koto Baru Kambang menyambut positif peninjauan langsung ini. Diharapkan dengan selesainya pekerjaan normalisasi oleh PT. Brantas Abipraya ini, ancaman banjir tahunan yang kerap melanda wilayah Kecamatan Lengayang dapat teratasi secara signifikan.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.