Padang — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 pada Rabu, 8 April 2026, bertempat di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Acara diawali dengan sambutan sekaligus paparan Gubernur Sumatera Barat terkait “Arah Kebijakan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2027”, yang juga menandai pembukaan resmi MUSRENBANG. Dalam paparannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan, tangguh terhadap bencana, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai pembicara kunci, Menteri PPN/Kepala Bappenas yang diwakili oleh Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan, Dr. Ir. Medrilzam, M.Prof.Econ, menyampaikan arah kebijakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 serta rencana implementasi Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) Sumatera Barat Tahun 2026–2028. Paparan ini menjadi landasan penting dalam memperkuat upaya pemulihan dan pembangunan daerah pascabencana secara terintegrasi.
Selanjutnya, Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia memaparkan arah kebijakan pembangunan infrastruktur pusat dan Sumatera Barat Tahun 2026–2027. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan konektivitas wilayah, penguatan ketahanan infrastruktur, serta pemerataan pembangunan antar daerah.
Sebagai penutup rangkaian paparan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat menyampaikan analisa ekonomi daerah serta dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2027. Data dan analisis tersebut diharapkan menjadi dasar yang kuat dalam perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data.
Melalui pelaksanaan MUSRENBANG ini, diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Sumatera Barat menuju tahun 2027
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.