Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Jaferi, ST., MT didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Fahresi Eka Siska, ST., MT menghadiri acara Rapat Pembahasan Verifikasi Usulan Jembatan yang rusak akibat bencana pada hari selasa tanggal 26 mei 2026 di padang. Rapat tersebut membahas verifikasi terhadap usulan prioritas pembangunan jembatan, kelengkapan DED teknis, serta kesesuaian kondisi lapangan dari setiap usulan yang diajukan oleh pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya percepatan penanganan infrastruktur yang terdampak bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengusulkan sebanyak delapan jembatan prioritas untuk mendapatkan penanganan, yaitu Jembatan Gantung Kampung Tanjung di Kecamatan Koto XI Tarusan, Jembatan Gantung Tanah Kareh–Tanjung Saba, Jembatan Gantung Subarang Kajai Kapelgam, dan Jembatan Gantung Kampung Tangah–Koto Ranggo di Kecamatan Bayang. Selain itu, turut diusulkan Jembatan Gantung Muaro Jambu–Muaro Kandis di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Jembatan Gantung Talawi dan Jembatan Gantung Ampalu di Kecamatan Sutera, serta Jembatan Bailey Kambang Harapan–Rimbo Takapuang di Kecamatan Lengayang. Melalui pembahasan ini diharapkan seluruh usulan dapat memenuhi persyaratan teknis dan menjadi prioritas penanganan guna mendukung konektivitas serta aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.