SAGO — Wakil Bupati Pesisir Selatan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) meninjau langsung kondisi abrasi pantai yang kian memprihatinkan di kawasan Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai. Kunjungan lapangan ini dilakukan guna melihat secara dekat tingkat kerusakan sekaligus merumuskan langkah penanganan cepat (kedaruratan) dan jangka panjang.
Kondisi abrasi di Pantai Sago dilaporkan terus mengikis garis pantai dalam beberapa waktu terakhir, bahkan mulai mengancam fasilitas umum, vegetasi pantai, serta pemukiman warga yang berada di sekitar pesisir.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa penanganan abrasi di Pantai Sago menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Mengingat dampak cuaca ekstrem dan pasang air laut yang tidak menentu, intervensi fisik harus segera direncanakan agar kerusakan tidak meluas
Dinas PUTR akan segera melakukan kajian teknis lapangan untuk menentukan infrastruktur pengaman pantai yang paling sesuai dengan karakteristik Pantai Sago
Beberapa poin penting yang menjadi fokus Dinas PUTR antara lain:
1. Melakukan pemetaan berkala terhadap titik-titik koordinat kritis yang mengalami pengikisan terparah
2. Menyusun proposal teknis yang akan diajukan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Barat dan Kementerian PUPR, mengingat kewenangan penanganan pantai merupakan sinergi antara daerah dan pusat.
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran langsung jajaran pimpinan daerah ini. Warga berharap pembangunan pemecah ombak (breakwater) atau batu penahan tebing (seawall) dapat segera terealisasi demi keamanan tempat tinggal dan kelangsungan sektor pariwisata lokal di Pantai Sago.
Pemerintah daerah juga mengimbau kepada masyarakat di sepanjang pesisir pantai untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.